Rangkaian Listrik

Rangkaian Listrik

Description

Mata Kuliah: Rangkaian Listrik
Bobot: 1 SKS Teori dan 1 SKS Praktikum

Mata kuliah Rangkaian Listrik membekali taruna dengan pemahaman dasar mengenai konsep dan analisis rangkaian listrik, mulai dari tegangan, arus, resistansi, serta karakteristik elemen resistor, kapasitor, dan induktor. Pembelajaran mencakup rangkaian DC dan AC, hukum dasar rangkaian, teknik analisis, impedansi dan phasor, rangkaian RC–RL–RLC, filter, hingga oscillator. Materi disusun bertahap agar taruna mampu membaca, menghitung, menganalisis, dan memahami perilaku suatu rangkaian listrik.

Pembelajaran tidak hanya berfokus pada teori dan perhitungan, tetapi juga mengintegrasikan simulasi, perakitan, pengukuran, dan analisis hasil. Taruna menggunakan CITRA Trainer atau perangkat simulasi lain, kemudian membandingkan hasil teori dan simulasi dengan pengukuran pada rangkaian fisik. Melalui proses tersebut, taruna diharapkan mampu menjelaskan mengapa suatu rangkaian bekerja, memahami perbedaan antara hasil teori dan praktik, serta membangun keterampilan dasar yang mendukung pembelajaran elektronika, pengukuran, telekomunikasi, dan sistem navigasi udara pada mata kuliah berikutnya.

Learning Outcomes

Setelah menyelesaikan mata kuliah Rangkaian Listrik, taruna diharapkan mampu memahami konsep dasar rangkaian listrik DC dan AC serta menggunakan hukum-hukum rangkaian untuk menyelesaikan persoalan kelistrikan. Kemampuan ini mencakup pemahaman mengenai tegangan, arus, resistansi, elemen R, C, dan L, hubungan seri-paralel, KCL, KVL, teknik analisis rangkaian, impedansi, phasor, rangkaian RC–RL–RLC, filter, dan oscillator.

Selain menguasai teori, taruna diharapkan mampu membuat dan mensimulasikan rangkaian listrik, melakukan perakitan pada media praktik, serta mengukur keluaran rangkaian sesuai prosedur. Taruna juga dilatih untuk membandingkan hasil perhitungan, simulasi, dan pengukuran, kemudian menjelaskan penyebab persamaan atau perbedaannya secara logis dan sistematis.

Requirements

Untuk mengikuti mata kuliah ini dengan baik, taruna perlu memiliki kemampuan dasar matematika, terutama operasi aljabar, konversi satuan, dan pembacaan besaran teknik. Taruna juga perlu membiasakan diri membaca simbol, skema, serta satuan yang digunakan dalam rangkaian listrik, karena kemampuan tersebut menjadi dasar sebelum mempelajari analisis rangkaian yang lebih kompleks.

Dalam kegiatan praktik, taruna wajib memahami jobsheet, melakukan perhitungan awal, menggunakan simulasi atau CITRA Trainer sesuai instruksi, serta mengikuti prosedur keselamatan sebelum rangkaian diberi daya. Taruna juga dituntut bekerja teliti, menggunakan alat ukur secara benar, mencatat data apa adanya, menganalisis hasil, serta menyusun laporan secara sistematis dan menjaga integritas akademik selama proses pembelajaran.